"Kecelakaan pesawat itu telah menewaskan 72 orang dan melukai 33 orang," demikian ditulis kantor berita Fars seperti dikutip AFP, Senin (10/1/2011).
Jatuhnya pesawat yang juga membawa 10 awak ini diduga karena cuaca buruk. "Pesawat tersebut berangkat dari waktu yang telah dijadwalkan dari Teheran menuju Orumiyeh. Kondisi cuaca buruk baru terjadi di daerah dekat Orumiyeh," kata seorang pejabat setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu pesawat itu jatuh di dekat desa dan para penduduknya melapor ke bagian berwenang untuk memberitahukan lokasi kecelakaan. Beberapa penumpang berhasil keluar dari pesawat dan penduduk desa pun mengantarkan mereka ke rumah sakit," tambahnya.
Sebuah rekaman televisi yang berhasil mengabadikan jatuhnya pesawat Air Irab itu menunjukkan pesawat pecah menjadi tiga bagian kemudian terkubur dalam salju tebal.
Meski satu dari dua kotak hitam pesawat telah ditemukan, operasi penyelamatan itu sendiri masih terhambat oleh cuaca yang sangat buruk.
"Masalah pada saat operasi penyelamatan adalah salju yang tebal. Salju itu menumpuk sekitar 70 cm atau lebih dari lutut kaki orang dewasa," tutupnya.
(feb/rdf)











































