"Tadi ormas yang satu bawa tongkat dan celurit. Lawannya ada yang bawa panah dan bom molotov," ujar Bernard, seorang saksi mata di lokasi tawuran, Komplek BNI Jl Tubagus Angke, Jakarta Barat, Senin (10/1/2011) dini hari.
Bernard menjelaskan saat bentrok, suasana sangat mencekam. Perang batu dan saling bacok terus terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kasat Samapta Polres Jakarta Barat, Kompol Suarta menjelaskan penyebab kejadian sebenarnya sepele. Beberapa anggota ormas sedang melayat temannya.
"Mereka memenuhi jalan dan geber-geber gas. Tidak terima, ormas satunya lagi marah. Yang melayat itu dipukuli," terang Suarta.
Suarta belum mengetahui berapa jumlah personel polisi yang terluka. Tapi dia memastikan seorang anak buahnya ikut terluka.
"Kalau pastinya saya tidak tahu. Karena begitu ada yang luka kan langsung dievakuasi," tutup dia.
Sebelumnya diberitakan dua kelompok masyarakat terlibat tawuran di Jelambar, Jakarta Barat, Minggu (10/1/2011). Aksi ini sempat mengakibatkan lalu lintas di sekitar lokasi tawuran ditutup.
(rdf/rdf)











































