"Kita juga tidak punya pemimpin besar, yang ada saat ini ya pas-pasan saja," ujar Mubarok dalam diskusi Mafia Kasus dan Fenomena Hukum Indonesia, di Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (9/1/2010).
Apakah berarti SBY pas-pasan? Tanya wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Mubarok menjelaskan panjang lebar soal Indonesia yang tidak punya konsep besar untuk membangun bangsa. Setelah reformasi 1998, semua yang terjadi di Indonesia hanya tumpang tindih.
"Reformasi 1997-1998 hanya emosional, didorong kebencian. Yang terjadi sekarang adalah tumpang tindih. Kita tidak punya konsep besar. Konsep untuk 50 tahun atau 100 tahun ke depan tidak ada. Padahal kita ini bangsa besar, harus punya konsep besar," beber Mubarok.
(rdf/vta)











































