"Dorongan untuk menjadi tentara, membuat Pak Dwi memutuskan bangku kuliah di Fakultas Ekonomi UGM," tertulis dalam selembaran riwayat hidup Sudwikatmono yang dibagikan keluarga kepada wartawan, di rumah duka Jl Bukit Golf PA 10, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (9/1/2011).
Dwi sempat lulus seleksi penerimaan calon Kadet TNI Angkatan Laut. "Namun ayahanda Pak Dwi tidak mengizinkan untuk bergabung menjadi tentara," tulis selebaran yang mengatasnamakan Keluarga Besar Almarhum H Sudwikatmono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain dikenal sebagai pengusaha nasional Pak Dwi juga dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial budaya. Ketua yayasan seni rupa Indonesia pernah dijabatnya," katanya.
Sudwikatmono meninggal dunia dalam usia 76 tahun akibat komplikasi penyakit ginjal dan penyakit lainnya. Sudah lama pengusaha tanah air ini tidak aktif lagi di dunia bisnis. Ia meninggalkan seorang istri, empat anak, dan delapan cucu.
Almarhum akan dilepas dari rumah duka sekitar pukul 11.00 WIB menuju tempat peristirahatan terakhir di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.
(ahy/lrn)











































