"Poltical marketing intinya jangan sembarangan memasarkan politik. Harus ada aspek ideologi karena menyangkut nasib rakyat selama 5 tahun ke depan," ujar praktisi Political Marketing Patria S Ginting.
Hal tersebut dikatakannya dalam Weekly Forum Political Marketing di Anomali Cafe, Jl Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (8/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Political marketing hanya tool dan intinya adalah produknya sendiri harus bagus, kalau tidak poltical marketing bisa merugikan demokrasi," jelasnya.
Terkait anggapan miring tentang political marketer yang hanya cenderung berorientasi pada uang, Patria menyerahkannya pada pribadi poltical marketer tersebut.
"Tergantung political marketers, harus punya nurani dan kepercayaan ideologi sendiri. Bagaiaman pun demokrasi kita butuh yang lebih baik," terangnya.
(fiq/anw)











































