Political Marketing Jangan Cederai Demokrasi

Political Marketing Jangan Cederai Demokrasi

- detikNews
Sabtu, 08 Jan 2011 21:29 WIB
Political Marketing Jangan Cederai Demokrasi
Jakarta - Political Marketing sering diartikan 'menjual produk' yang dimilikinya kepada masyakarat agar bisa dipilih dalam sebuah pemilihan politik. Meski begitu, Political Marketer harusnya bisa melihat jeli agar produk yang ditawarkan ke masyarakat tidak mencederai demokrasi.

"Poltical marketing intinya jangan sembarangan memasarkan politik. Harus ada aspek ideologi karena menyangkut nasib rakyat selama 5 tahun ke depan," ujar praktisi Political Marketing Patria S Ginting.

Hal tersebut dikatakannya dalam  Weekly Forum Political Marketing di Anomali Cafe, Jl Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (8/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Patria, harus ada relation marketing dalam bentuk jangka panjang dan tidak hanya berhenti  pada usianya pemilihan umum.

"Political marketing hanya tool dan intinya adalah produknya sendiri harus bagus, kalau tidak poltical marketing bisa merugikan demokrasi," jelasnya.

Terkait anggapan miring tentang political marketer yang hanya cenderung berorientasi pada uang, Patria menyerahkannya pada pribadi poltical marketer tersebut.

"Tergantung political marketers, harus punya nurani dan kepercayaan ideologi sendiri. Bagaiaman pun demokrasi kita butuh yang lebih baik," terangnya.

(fiq/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads