"Untuk memenangi sebuah pilkada atau pileg atau pilpres perlu waktu. Tidak bisa serta merta seseorang meraih suara dalam waktu yang cepat. Perlu sedini mungkin menggalang dukungan," ujar Stakeholder Manager yang menangani political marketing sejumlah partai dan capres Ratna Marhaendra.
Hal tersebut dikatakannya dalamย Weekly Forum Political Marketin di Anomali Cafe, Jl Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (8/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kandidatnya.
"Saat itu, Andi Mallarangeng banyak sekali poster dukungan, nyaris 10.000:1 dibandingkan kandidat lain. Semua alat political marketingnya jalan," kata Ratna.
Namun saat pemilihan ketua umum dilakukan, lanjut Ratna, yang terjadi adalah kandidat yang dicalonkannya meraih suara terbanyak dan terpilih menjadi ketua umum partai tersebut.
"Kenapa kandidat itu tidak terpilih? Karena dia baru muncul belakangan, sementara yang lainnya sudah memulai sejak dulu. Jadi ada preferensi orang memilih teman dibandingkan orang pilih pimpinan. Dengan lama menggalang dukungan, pemilih akan menganggap sebagai teman bukan pemimpin," jelasnya.
Selain faktor figur sangatlah penting dalam pencalonan seseorang dalam suatu pemilihan, terlepas apakah itu pilpres ataupun pilkada.
"Sosok masih penting bagi masyarakat kita karena sosok juga memerlukan waktu untuk dikenal tidak bisa instan," tuturnya.
(fiq/anw)











































