"Gayus ini luar biasa. Dia memegang informasi kunci yang membuat dia punya bekingan besar. Ini yang membuat dia seperti itu," ujar Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi UGM, Zainal Arifin Mochtar di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/1/2011).
Pria yang akrab disapa Ucheng ini mengatakan, untuk dapat menghentikan pergerakan Gayus, maka yang perlu dilakukan adalah mengorek sedalam-dalamnya informasi yang diberikan leh terdakwa kasus mafia pajak dan mafia hukum ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gayus ditahan sejak April 2010. Dia ditahan karena dugaan kasus mafia hukum. Namun yang membuat publik tercengang, selama dia ditahan, Gayus bisa melenggang ke Macau, Kuala Lumpur, dan Singapura, juga jalan-jalan ke Bali. Selama ditahan di Rutan Brimob Kelapa Dua, Gayus disebut-sebut 68 kali keluar masuk sel dengan menyetor sejumlah uang.
(fjr/ape)











































