"Saat ini masih tender kontraktor, pemegang proyek dari kesekjenan yang memegang," ujar Wakil Ketua DPR, Anis Matta, kepada detikcom, Sabtu (8/1/2011).
Hal ini disampaikan Anis membuka perkembangan pembangunan gedung baru DPR. Seperti diketahui dana APBN 2011 sebesar Rp 800 miliar sudah disiapkan untuk gedung baru DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau selesai tender langsung dibangun," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan DPR memastikan kelanjutan pembangunan gedung baru setelah mayoritas fraksi di DPR menyepakati ide tersebut. DPR menjanjikan akan meneruskan pembangunan gedung baru minus fasilitas mewah semacam ruang spa dan panti pijat.
Pembangunan gedung baru DPR sempat ditunda dilaksanakan di tahun 2010 karena kritik keras masyarakat. Masyarakat memprotes keras karena mendengar di gedung baru akan dilengkapi dengan fasilitas spa, kolam renang, hingga panti pijat.
(van/gah)










































