"Berdasarkan UU No 14 Tahun 2010 tentang Keterbukaan Informasi Publik, lembaga publik wajib memberikan informasi kepada masyarakat," ujar Badan Pekerja ICW, Emerson Yuntho dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (6/1/2011).
Emerson mengatakan selain kegagalan Indonesia menjadi juara setelah kalah selisih gol dari Malaysia, salah satu isu krusial yang tidak boleh dilupakan dalam penyelenggaraan Piala AFF lalu adalah carut marutnya pengelolaan tiket pertandingan selama Indonesia bertanding. Antrean, kerusuhan, dan tindakan anarkis bahkan menimbulkan korban terjadi ketika masyarakat pecinta sepak bola ingin mendapatkan tiket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk meminta kejelasan soal pengelolaan tiket Piala AFF 2010, ICW dan sejumlah tokoh masyarakat, LSM, pecinta dan suporter sepakbola yang tergabung dalam 'Save Our Soccer' akan menyampaikan kepada publik tentang rencana permintaan informasi dan mendorong keterbukaan informasi di PSSI .
"'Save Our Soccer' Indonesia akan mengadakan media Briefing di kantor ICW, pukul 10.00 WIB," tulis Emerson.
(mpr/mok)











































