Penyidikan Polisi Lemah Saat Usut Kepergian Gayus ke Bali

Penyidikan Polisi Lemah Saat Usut Kepergian Gayus ke Bali

- detikNews
Jumat, 07 Jan 2011 05:34 WIB
Penyidikan Polisi Lemah Saat Usut Kepergian Gayus ke Bali
Jakarta - Penyidikan polisi terhadap kepergian Gayus Tambunan dari rutan ke Bali beberapa waktu lalu dinilai sangat lemah. Akibatnya, informasi Gayus ke Macau dan Malaysia pun seperti menjadi berita besar.

"Memang dalam penanganan kasus Gayus terkesan tidak serius, main-main, terlalu banyak yang ditutupi," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane kepada detikcom, Kamis (7/1/2011).

Neta menilai proses pengusutan Gayus saat ketahuan pergi ke Bali hanya untuk memuaskan rasa keadilan masyarakat saja. Proses pemeriksaan itu pun diduga hanya bersifat formalitas belaka saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ada banyak kepentingan internal di dalamnya," lanjut Neta.

Polisi justru terlihat garang jika menghadapi kasus narkoba atau teroris. Polisi mampu menelusuri mulai dari jaringan terbawah hingga gembongnya.

Seharusnya sejak awal, polisi sudah bisa menjelaskan kepada publik, kemana saja Gayus pergi selama di luar rutan Brimob. Dari puluhan kali Gayus berpelesir, polisi hanya mampu mengungkap soal kepergiannya ke Bali.

"Polisi harusnya ungkap ke mana saja selama dia pergi, jangan hanya ke Bali doang," tandasnya.

Selama ditahan di Rutan Brimob, Gayus dengan leluasa keluar masuk sel dengan membayar biaya tertentu. Praktek haram ini baru berakhir setelah penyamarannya ke Bali terbongkar. Saat ini Gayus dipindahkan ke LP Cipinang sedangkan eks Kepala Rutan Brimob Kompol Iwan menjadi pesakitan di Mabes Polri.

Dan kini aksi seseorang yang diduga mirip dengan Gayus kembali ramai dibicarakan. Sony Laksono, orang yang sangat mirip dengan Gayus, diketahui pernah terbang ke Macau dan Kuala Lumpur menggunakan paspor palsu.

(mok/mpr)


Berita Terkait