"Dapil terlalu banyak, kami ingin memperkecil jumlah dapil. Kursi per dapil diperbanyak antara 3-7, kita masih uji lagi," ujar Wasekjen Partai Golkar, Nurul Arifin, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2011).
Usulan ini disampaikan Golkar agar penghitungan suara di tingkat dapil menjadi lebih mudah. Jumlah dapil yang semakin sedikit juga semakin mempercepat perhitungan suara di tingkat nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai Parliamentary Thereshold, menurut nurul, Golkar masih mengusulkan pada kisaran 5-7 persen. Angka tersebut diyakini cukup moderat untuk menyederhanakan jumlah parpol pada pemilu 2014.
"Dapil dulu Rapimnas menyetujui 7 persen lalu Pak Akbar Tanjung menyampaikan arogan jadi kita kurangi menjadi 5 persen. Saya rasa ini cukup demokratis," tandasnya.
(van/mad)











































