Rumah Tokoh Pro Penetapan Gubernur Yogya Di-molotov

Rumah Tokoh Pro Penetapan Gubernur Yogya Di-molotov

- detikNews
Kamis, 06 Jan 2011 14:21 WIB
Yogyakarta - Aksi teror terhadap para pendukung penetapan gubernur dan wakil gubernur DIY mulai terjadi. Rumah Mulyadi, seorang tokoh pendukung penetapan, yang juga Ketua Paguyuban Lurah DIY (Ismoyo) dilempar bom molotov oleh seseorang tak dikenal.

Aksi pelemparan molotov itu terjadi pada hari Kamis (6/1/2011) dini hari di rumah Mulyadi di Dusun Pirak Bulus, Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Sleman. Bom molotov dengan berbahan bakar bensin itu sempat mengenai kursi yang ada di teras rumah Mulyadi. Namun kemudian berhasil dipadamkan sehingga tidak membakar isi rumah.

"Waktu kejadian saya masih tidur di dalam rumah. Yang tahu tetangga dekat rumah," ungkap Mulyadi di sela-sela mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Sleman di Beran, Sleman, Kamis (6/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, aksi teror itu diduga berkaitan dengan aktivitas bersama anggoata paguyuban yang mendukung penetapan terhadap Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam. Namun pelaku tidak berhasil ditangkap dan melarikan diri.

"Ini jelas bentuk teror terhadap kami, tapi kami tidak takut ancaman seperti itu," tegas dia.

Mulyadi mengatakan setelah adanya ancaman tersebut beberapa anggota Polsek Godean mapun Polres Sleman sudah ada yang melakukan penyelidikan di lokasi. Beberapa barang bukti pecahan botol juga sudah diamankan petugas.

Sementara itu Ketua Paguyuban Dukuh Sleman, Sukiman Hadi Wijoyo menambahkan teror terhadap Mulyadi sudah menunjukkan adanya ancaman terhadap para pendukung penetapan. Aksi teror molotov itu juga merupakan salah satu upaya adu domba warga Yogyakarta yang pro-penetapan dan pro-pemilihan.

"Ini yang harus kita antisipasi ancaman tidak hanya money politik saja tapi juga sudah mengarah ke teror. Karena itu kami meminta kepolisian untuk mengusutnya," kata Sukiman.

(bgs/fay)


Berita Terkait