Pemerintah Korsel menyatakan, ajakan Korut untuk berdialog merupakan isyarat kosong belaka.
"Korut sebelumnya mengeluarkan statemen-statemen seperti ini awal tahun ini... yang biasanya mereka lakukan sebagai kampanye propaganda terhadap Selatan," ujar seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korea seperti dilansir Reuters, Kamis (6/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang akan terus kami sampaikan adalah bahwa Korut perlu menunjukkan, bukan cuma dengan menawarkan dialog, bahwa mereka tulus dalam niatnya, menyusul serangkaian peristiwa yang telah terjadi," tandas pejabat tersebut.
Serangan artileri Korut ke wilayah Korsel belum lama ini telah semakin memanaskan hubungan dua Korea. Serangan tersebut menewaskan dua warga sipil dan dua marinir Korsel. Sebelumnya hubungan dua Korea kian memburuk menyusul insiden tenggelamnya kapal Korsel pada Maret 2010 lalu. Pemerintah Korsel menyalahkan Korut atas insiden itu.
(ita/nrl)











































