Dalam catatan detikcom, pencurian itu terjadi pada 18 November 2005 di kediaman Dewi, Jl Surabaya Nomor 34 Menteng, Jakarta Pusat. Adapun lukisan yang diambil adalah lukisan bergambar Dewi Motik semasa muda berukuran 1 kali 1,5 meter dan 4 lembar foto lukisan.
Lukisan yang kala itu ditaksir bernilai Rp 1 miliar itu dicuri pada pukul 04.30 WIB dan langsung dilaporkan pada polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, kejadian yang sama juga terjadi di rumah Bung Hatta. Satu lukisan karya maestro Basoeki Abdullah yang berada di Jalan Diponegoro 57, Jakarta Pusat, digondol maling dengan cara mengganti lukisan asli dengan yang palsu.
Pada April 2010, menantu Bung Hatta, Sri Edi Swasono, masih melihat lukisan mahal itu. Namun pada November dia melihat ada kejanggalan dan melaporkan ke polisi pada Desember.
Edi dan istrinya melapor ke Posek Metro Menteng Jakarta Pusat dengan Surat Tanda Bukti Lapor Nomor: 474/K/XII/2010/SEK MT, pada hari Senin tanggal 27 Desember 2010.
Lukisan Basoeki Abdullah itu menggambarkan tiga ekor kerbau. Di salah satu kerbau bertengger penggembala bertopi caping dan bertelanjang dada. Seorang penggembala bercaping lainnya juga tampak dalam lukisan tersebut. Nilai lukisan ditaksir Rp 6 miliar.
(mad/nrl)











































