WikiLeaks: Prancis Jago Curi Teknologi, Jerman-AS Buat Satelit Mata-mata

WikiLeaks: Prancis Jago Curi Teknologi, Jerman-AS Buat Satelit Mata-mata

- detikNews
Rabu, 05 Jan 2011 17:45 WIB
WikiLeaks: Prancis Jago Curi Teknologi, Jerman-AS Buat Satelit Mata-mata
Berlin - Sepak terjang negara-negara Uni Eropa terhadap tetangga mereka diungkap WikiLeaks lewat bocoran kawat diplomatik. Prancis disebut paling jago mencuri teknologi dari negara tetangga mereka. Sedangkan Jerman disebut membangun satelit mata-mata bersama AS.

Seperti dilansir smh.com.au dari harian Norwegia, Aftenposten, Rabu (5/1/2011) ada kawat dari Kedubes AS di Berlin yang berisi pertemuan diplomat AS dengan Berry Smutny, pimpinan dari perusahaan satelit OHB Technology.

"Prancis adalah Kerajaan Iblis dalam urusan pencurian teknologi, dan Jerman tahu itu," kata Smutny.

OHB adalah perusahaan besar yang mengembangkan sistem navigasi satelit Galileo. Jerman dan Prancis memang berlomba mengembangkan satelit. Menurut Smutny, aksi mata-mata pihak Prancis untuk mencuri teknologi Jerman berdampak secara ekonomi.

"Dampak dari aksi mata-mata pihak Prancis terhadap ekonomi Jerman, lebih besar dari hal serupa yang dilakukan China dan Rusia," jelas Smutny.

Kawat yang lain juga menyebutkan kalau Jerman dan AS membangun satelit mata-mata senilai US$ 270 juta. Satelit itu diduga adalah High Resolution Optical Satellite System (HiROS), dan ditentang Prancis yang memiliki satelit Helios.

Badan antariksa Jerman pun membantah tudingan itu. Menurut mereka, HiROS adalah satelit untuk kepentingan ilmah.

"HiROS bukan satelit mata-mata atau pun proyek rahasia," kata jubir badan antariksa Jerman, Andreas Schuetz.

(fay/nrl)


Berita Terkait