Rapat digelar di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (5/1/2011) pukul 10.00 WIB. Dirjen, Kakanwil dan pejabat eselon satu di lingkungan Kemenkum HAM hadir dalam rapat internal terbatas tersebut.
Apakah petugas di lingkungan imigrasi dan lapas juga hadir? "Kami belum dapat data pasti siapa saja yang datang, tapi kemungkinan besar itu," ucap seorang petugas di Kemenkum HAM.
Rapat diagendakan selesai pada 12.30 WIB. Rapat tersebut berlangsung tertutup, para wartawan tidak diperkenankan meliput.
Pada Selasa (4/1) kemarin, Menkum HAM Patrialis Akbar menyatakan, Sony Laksono terbang ke Macau pada 24 September, kembali ke Jakarta 26 September dan terbang lagi ke Kuala Lumpur 30 September. Sementara, tanggal kembali ke Jakarta belum terlacak. Paspor Sony Laksono memakai foto Gayus mengenakan wig seperti yang terpergok di Bali awal November.
Sony Laksono adalah nama yang digunakan Gayus Tambunan untuk terbang ke Bali pada awal November 2010. Devina, seorang warga Depok, akhir pekan lalu menulis surat pembaca di harian Kompas bahwa dia melihat pria mirip Gayus Tambunan pada bulan September.
Sedangkan terkait kasus penukaran napi, kasus ini terbongkar dari kecurigaan petugas Lapas Bojonegoro yang sebelumnya sempat mengetahui wajah terdakwa Kasiem. Setelah ditelusuri, ternyata benar bahwa yang dijebloskan ke dalam sel tahanan adalah orang yang salah bernama Karni. Karni mengakui bahwa dirinya mendapat imbalan uang dari Kasiem untuk menggantikannya menerima hukuman di dalam penjara.
Dengan imbalan uang Rp 10 juta, Karni rela menggantikan posisi Kasiem yang meringkuk di dalam sel penjara Lapas Bojonegoro sejak dilakukan eksekusi Kejari Bojonegoro, 27 Desember 2010 lalu.
Dalam kasus ini, Kasiem mestinya menjalani hukuman atas putusan Kasasi untuk 2 perkara sekaligus. Yakni Kasasi nomor 2726K dan 2712K yang semuanya menguatkan putusan PN Bojonegoro dan PT yang telah menjatuhkan vonis 3 bulan 15 hari terkait kasus penyelewengan pupuk bersubsidi.
(vit/nrl)











































