Menko Polhukam: Ada Kongkalingkong Dalam Kasus Joki Napi

Menko Polhukam: Ada Kongkalingkong Dalam Kasus Joki Napi

- detikNews
Selasa, 04 Jan 2011 22:03 WIB
Jakarta - Menko Polhukam Djoko Suyanto mengakui adanya keterlibatan aparat penegak hukum dalam kasus napi bayaran di Bojonegoro, Jawa Timur. Dia pun telah meminta agar dilakukan pengusutan hingga tuntas.

"Ini ada kongkalingkong, kan enggak mungkin di tengah jalan orangnya berubah begitu saja di jalan," terang Djoko di Jakarta, Selasa (4/1/2011).

Dia menjelaskan, tim dari Kemnekum HAM dan Kejaksaan Agung terus bekerja untuk mengungkap kasus ini. Hasilnya pun nanti akan segera diumumkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tunggu nanti hasilnya apa," tutupnya.

Seperti diberitakan, dengan imbalan uang Rp 10 juta, Karni rela menggantikan posisi Kasiem yang meringkuk di dalam sel penjara Lapas Bojonegoro sejak dilakukan eksekusi Kejari Bojonegoro, 27 Desember 2010 lalu.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari kecurigaan petugas Lapas Bojonegoro yang sebelumnya sempat mengetahui wajah terdakwa Kasiem. Setelah ditelusuri, ternyata benar bahwa yang dijebloskan ke dalam sel tahanan adalah orang yang salah. Karni sendiri, telah mengakui bahwa dirinya mendapat imbalan uang dari Kasiem untuk menggantikannya menerima hukuman di dalam penjara.

Dalam kasus ini, Kasiem mestinya menjalani hukuman atas putusan Kasasi untuk 2 perkara sekaligus. Yakni Kasasi nomor 2726K dan 2712K yang semuanya menguatkan putusan PN Bojonegoro dan PT yang telah menjatuhkan vonis 3 bulan 15 hari terkait kasus penyelewengan pupuk bersubsidi.

(lh/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads