Â
"Rapat pimpinan DPR dan pimpinan fraksi menunda pembangunan gedung baru selama tahun 2010. Karena itu, pembangunan gedung baru dilanjutkan tahun 2011," ujar anggota BURT DPR, Arwani Thomafi, kepada detikcom, Selasa (4/1/2011).
Menurut Arwani, alasan penundaan pembangunan gedung baru di tahun 2010 karena desakan efisiensi anggaran dan mengurangi fasilitas yang mewah yang tidak ada kaitannya dengan fungsi kedewanan. BURT DPR sendiri menjanjikan akan meniadakan fasilitas tidak penting di gedung baru DPR.
"Dua hal itu lah yang akan dibahas dan ditindaklanjuti BURT. BURT segera akan membentuk panja gedung," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anggaran di APBN 2011 senilai Rp 800 miliar untuk gedung baru DPR," jelasnya.
Ia berharap dana tersebut cukup untuk membangun gedung baru DPR sehingga tidak perlu penambahan anggaran lagi. Sementara posisi terakhir anggaran pembangunan gedung baru DPR sebesar Rp 1,2 triliun.
"PPP akan mengusulkan agar di panja nanti pembangunan gedung cukup Rp 800 miliar yang sudah dianggarkan di APBN 2011 ini. Jadi tidak ada penurunan APBN berikutnya," tandasnya.
Â
Â
(van/mad)










































