Polisi Imbau Gedung Berfasilitas ATM Menambah CCTV

Polisi Imbau Gedung Berfasilitas ATM Menambah CCTV

- detikNews
Selasa, 04 Jan 2011 13:00 WIB
Polisi Imbau Gedung Berfasilitas ATM Menambah CCTV
Jakarta - Kamera CCTV (Circuit Closed Television) dinilai sebagai salah satu petunjuk bagi polisi untuk menyelidiki suatu tindak kejahatan. Karena itu polisi pun mengimbau agar gedung-gedung yang difasilitasi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menambah CCTV-nya.

"Alat rekam (CCTV) kalau ditambah jauh lebih baik," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar kepada wartawan di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (4/1/2011).

Seperti kasus pembobolan ATM Alfa Midi, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sendiri, lanjut Baharudin, tidak dilengkapi dengan kamera pengintai. Hal ini tentu menyulitkan kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut karena minimnya petunjuk di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti sekarang ini, kita susah cari info. Makanya kalau di lokasi yang ada ATM, alat rekam (CCTV) bisa dijadikan petunjuk," ungkap dia.

Baharudin menambahkan, agar CCTV tersebut dipasang di tempat-tempat yang tersembunyi agar pelaku kejahatan itu tidak merusaknya. "Disimpan di tempat yang tidak mencolok," katanya.

Pengrusakan kamera CCTV ATM juga terjadi saat pembobolan ATM Alfa Mart di Perumahan Alinda, Bekasi pada Desember lalu. CCTV di ATM yang terletak di samping Alfa Midi itu, ditutupi oleh pelaku.

Selain itu, Baharudin menambahkan, pengamanan swakarsa sangat diperlukan untuk melakukan pencegahan. Di lingkungan Alfa Midi Kebon Jeruk atau di Alfa Mart Perumahan Alinda, Bekasi, kata Baharudin, tidak dilengkapi pengamanan swakarsa.

"Sampai sekarang, beberapa TKP belum ada pengamanan swakarsanya," katanya.
Pengamanan swakarsa ini bisa dari pihak bank atau masyarakat lingkungan sekitar.

(mei/gus)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini