Salah satu kekurangannya adalah jumlah armada bus TransJ yang berimbas pada penumpukan penumpang pada jam sibuk. Pemprov DKI pun akan menambah 44 armada baru di tahun ini.
"Tahun ini kita akan pesan 44 bus gandeng untuk menambah armada busway. Anggarannya sudah disetujui oleh dewan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono kepada detikcom, Selasa (4/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
44 bus gandeng tersebut nantinya akan disebar di 10 koridor busway yang saat ini sudah beroperasi di Jakarta. Pengelolaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing koridor.
"Koridor yang kekurangan akan kita prioritaskan. Dan akan kita buat fleksibel, dimana ada kekurangan bus, akan kita ambil bus dari koridor yang sepi," terangnya.
Namun 44 bus gandeng berbahan bakar gas tersebut baru bisa dioperasionalkan pada akhir tahun 2011 mendatang.
"Untuk sementara kita maksimalkan dulu bus TransJ yang ada. 44 Bus Gandeng itu baru bisa dioperasionalkan di akhir tahun ini," imbuhnya.
(her/rdf)










































