Penangkapan itu juga terkait dengan penyelidikan terhadap rencana serangan roket terhadap stadion sepak bola setempat. Pejabat luar negeri Inggris membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Kami telah diberitahu oleh otoritas Israel bahwa mereka tengah menyelidiki dua karyawan kita. Namun, penyelidikan itu tidak berhubungan dengan pekerjaan yang mereka lakukan di konsulat," kata pejabat tersebut seperti dikutip reuters, Senin (3/1/2011).
Menurut biro keamanan Israel, Shin Bet, staf Konjen Inggris itu adalah dua warga Palestina. Mereka terhubung dengan komplotan warga Palestina lainnya yang ingin menyerang Stadion Teddy, yang juga menjadi markas kesebelasan Beitar.
Kedua Staf Konjen Inggris tersebut diduga anggota kelompok Islam Hamas. Namun, sampai saat ini, Israel tak mampu menunjukkan bukti akan adanya serangan roket ke stadion. Mereka mengatakan, rencana itu baru berada di tahap awal.
(irw/lia)











































