"Kita belum tahu penyebabnya apa. Ini sedang ditelusuri oleh pihak dokter apakah dia tewas over dosis atau karena dia nggak minum obat, karena di lokasi kita menemukan obat-obatan dokter," ujar Kapolresta Bogor AKBP Slamet Nugroho saat dihubungi wartawan, Senin (3/1/2011).
Menurut Slamet, David ditemukan oleh pembantu rumah tangganya, Ita pada pukul 07.00 WIB di Perumahan Bogor Raya, Blok TH, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Saat ditemukan, David sedang duduk di ruang tengah dengan mengenakan kaos dan celana pendek. Televisi juga menyala di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum tewas, David menyempatkan menulis surat wasiat untuk keluarga dan pembantunya yang ditulis pada 1 Januari 2011. Surat wasiat itu diketahui ditulis sendiri oleh David karena tulisannya tidak berbeda dengan tulisannya yang ada di rumah.
Slamet juga menambahkan, ada pendarahan di mata dan telinga David. Kemungkinan pembuluh darahnya pecah.
Polisi akan mengecek ke dokter David di Jakarta.
"Sejauh ini kita menemukan tidak ada tanda kekerasan," imbuh Slamet.
Informasi yang dihimpun, di depan pintu masuk rumah David ada tulisan dalam secarik kertas. Tulisan itu berisi 'Jangan masuk ke dalam rumah ini sendirian, karena saya sudah bunuh diri'.
(nik/fay)










































