7 Orang Ditahan Atas Pengeboman di Gereja Mesir

7 Orang Ditahan Atas Pengeboman di Gereja Mesir

- detikNews
Senin, 03 Jan 2011 12:13 WIB
7 Orang Ditahan Atas Pengeboman di Gereja Mesir
Alexandria - Otoritas Mesir menahan tujuh orang menyusul pengeboman sebuah gereja di Kota Alexandria. Ketujuh orang itu akan diinterogasi seputar insiden yang menewaskan 22 orang tersebut.

Sebuah sumber keamanan Mesir seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (3/1/2011) mengatakan, 10 orang lainnya yang sempat ditahan untuk ditanyai, kini telah dibebaskan.

Serangan bom bunuh diri itu terjadi di dalam gereja Kristen Koptik saat mi­sa Tahun Baru pada Sabtu, 1 Januari lalu. Pejabat-pejabat Mesir, ada indikasi bahwa elemen-elemen asing berada di balik pengeboman tersebut. Peristiwa itu juga menyebabkan 97 orang terluka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Hosni Mubarak mengatakan, serangan itu memiliki ciri khas adanya "tangan asing". Kementerian Dalam Negeri Mesir juga menyalahkan "unsur asing" dengan menunjuk kelompok militan Islam seperti Al-Qaeda. Mubarak berjanji di televisi untuk "memotong kepala ular, menghadapi terorisme dan mengalahkannya" serta menyerukan warga Kristen dan muslim Mesir untuk bersatu dalam menghadapi musuh bersama.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama ma­rah dan mengecam pe­nge­­boman tersebut. Dikatakan Oba­ma, pelaku sera­ngan tidak memiliki peng­hormatan pada hidup dan mar­tabat manusia.

"Mereka ha­rus dibawa ke peng­adilan ka­rena tindakan kejam itu," cetus Oba­ma.

Departemen Luar Negeri AS juga mengeluarkan pernyataan mengutuk pemboman di Alexandria. "Departemen Luar Negeri terus mengumpulkan informasi mengenai tindakan yang keji ini," tutur juru bicara Mark Toner.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun sebuah kelompok di Irak yang terkait jaringan al Qaeda pada November lalu mengancam akan menyerang gereja Koptik Mesir.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads