KPK Lemah Karena Bibit dan Chandra 'Digantung'

KPK Lemah Karena Bibit dan Chandra 'Digantung'

- detikNews
Senin, 03 Jan 2011 06:47 WIB
KPK Lemah Karena Bibit dan Chandra Digantung
Jakarta - Menurunnya kinerja KPK di tahun 2010 ini ternyata juga disoroti oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Menurut ICW, menurunnya stamina KPK dalam pemeberantasan korupsi disebabkan kriminalisasi terhadap lembaga ini beberapa waktu lalu.

"Kriminalisasi itu masih membawa dampak bagi performa KPK yang semakin menurun. Kasus Bibit dan Chandra hingga kini masih terasa eksesnya, terutama sejak keduanya di gantung statusnya lewat deponering," ujar kata Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko saat berbincang dengan detikcom, Senin (3/1/2011).

Dari pengamatan ICW, pada tahun 2010 jumlah kasus dan tersangka yang mampu di tagani oleh KPK menurun dibanding tahun sebelumnya. Meski hal tersebut diakui bukam faktor menentu keberhasilan KPK, namun secara organisasi KPK dinilai melemah.

"Karena di KPK yang bisa mengambil keputusan cuma pimpinan, tapi Bibit sama Chandra saat ini kurang maksimal dalam mengambil keputusan karena statusnya masih digantung, ini yang membuat KPK semakin lemah," terangnya.

Meski demikian ICW tidak sependapat dengan Ketua MPP PAN Amien Rais yang mengusulkan 4 wakil ketua KPK itu diganti dengan wajah baru.

"Tahun ini mereka masa jabatan mereka sudah habis, tidak perlu seperti itu secara normal mereka akan berhenti Juli mendatang. Kita harapkan di bawah kepemimpinan Busro, KPK kembali menunjukan taringnya dalam pemberantasan korupsi," terangnya.


ICW pun sepakat, KPK Harus menuntaskan kusus besar yang selama seperti di peti es kan.
"Tapi diprioritaskan kasus besar yang pertama masuk terlebih dahulu seperti dugaaan suap Miranda Goeltom," imbuhnya.
(her/adi)


Berita Terkait