Karyawan Alfa Midi: Uang Dalam ATM Berisi Rp 125 Juta

ATM BNI Digondol Maling

Karyawan Alfa Midi: Uang Dalam ATM Berisi Rp 125 Juta

- detikNews
Minggu, 02 Jan 2011 19:34 WIB
Karyawan Alfa Midi: Uang Dalam ATM Berisi Rp 125 Juta
Jakarta - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank BNI di samping mini market Alfa Midi Kebon Jeruk, Jakarta Barat, digondol kawanan maling dinihari tadi. Jumlah uang yang diduga dibawa kabur pelaku mencapai Rp 125 juta.

Menurut salah seorang karyawan Alfa Midi, Arman, pada Sabtu (1/1/2011) siang sekitar pukul 12.00 WIB, ATM tersebut telah diisi uang tunai oleh petugas dari BNI. Petugas pun bercerita kepada Arman bahwa memasukan uang berjumlah Rp 125 juta.

"Petugasnya ngobrol sama saya, katanya diisi Rp 125 juta. Eh malemnya hilang," jelas Arman kepada wartawan di lokasi kejadian, Jl Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (2/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna melancarkan aksinya, pelaku juga diduga memutus kabel CCTV (Circuit Closed Television). Layar kamera juga ditutupi kertas putih.

"Saya keluar dari mess saya (Di belakang Alfa Midi) sekitar jam 07.00 WIB. Waktu itu saya lihat pintu ATM sudah terbuka, tapi mesinnya hilang. Kabel penghubung CCTV sudah terputus, CCTV juga sudah ditutupi kertas putih," lanjutnya.

Melihat mesin ATM dalam kondisi kosong, Arman pun segera melapor kepada petugas kepolisian Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Di sekitar ATM ada bekas jejak kaki. Makanya saya langsung lapor ke Polres Kebon Jeruk," terangnya.

Pantauan detikcom, posisi ATM berada dalam sebuah ruangan kaca berukuran 1x1,5 meter. Ruangan kecil tempat atm itu berada tepat di sebelah kiri pintu masuk Alfa.

Sudah tidak ada yang tersisa dari mesin ATM itu, semuanya raib. Kondisi pintu menuju ATM tersebut juga dalam terbuka. Hanya saja, tidak seperti biasanya lokasi kejadian, tidak diberikan garis polisi.

Ketika berita ini dikonfirmasi pada pihak BNI, mereka mengaku belum mengetahuinya. Jumlah kerugian pun belum diketahui.

"Saya belum mendengar, saya akan coba cari tahu dulu informasinya," ujar Humas BNI, Budi, saat hubungi detikcom.

(her/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini