Menurut salah seorang karyawan Alfa Midi, Arman, pada Sabtu (1/1/2011) siang sekitar pukul 12.00 WIB, ATM tersebut telah diisi uang tunai oleh petugas dari BNI. Petugas pun bercerita kepada Arman bahwa memasukan uang berjumlah Rp 125 juta.
"Petugasnya ngobrol sama saya, katanya diisi Rp 125 juta. Eh malemnya hilang," jelas Arman kepada wartawan di lokasi kejadian, Jl Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (2/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya keluar dari mess saya (Di belakang Alfa Midi) sekitar jam 07.00 WIB. Waktu itu saya lihat pintu ATM sudah terbuka, tapi mesinnya hilang. Kabel penghubung CCTV sudah terputus, CCTV juga sudah ditutupi kertas putih," lanjutnya.
Melihat mesin ATM dalam kondisi kosong, Arman pun segera melapor kepada petugas kepolisian Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Di sekitar ATM ada bekas jejak kaki. Makanya saya langsung lapor ke Polres Kebon Jeruk," terangnya.
Pantauan detikcom, posisi ATM berada dalam sebuah ruangan kaca berukuran 1x1,5 meter. Ruangan kecil tempat atm itu berada tepat di sebelah kiri pintu masuk Alfa.
Sudah tidak ada yang tersisa dari mesin ATM itu, semuanya raib. Kondisi pintu menuju ATM tersebut juga dalam terbuka. Hanya saja, tidak seperti biasanya lokasi kejadian, tidak diberikan garis polisi.
Ketika berita ini dikonfirmasi pada pihak BNI, mereka mengaku belum mengetahuinya. Jumlah kerugian pun belum diketahui.
"Saya belum mendengar, saya akan coba cari tahu dulu informasinya," ujar Humas BNI, Budi, saat hubungi detikcom.
(her/mad)










































