Demikian pengakuan saksi mata tukang parkir, Romli, yang sehari-hari menjaga parkiran tersebut. Menurut dia, tidak ada aktivitas mencurigakan malam kemarin.
"Alfa ini setiap harinya tutup pukul 22.30 WIB, dan setelah itu tidak ada yang berjaga, jadi kita nggak ada yang tahu kalau dibobol. Saya sendiri baru tahu tadi pagi baru datang sekitar pukul 09.00 WIB," cerita Romli, Minggu (2/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah tidak ada yang tersisa dari mesin ATM itu, semuanya raib. Kondisi pintu menuju ATM tersebut juga dalam terbuka. Hanya saja, tidak seperti biasanya lokasi kejadian, tidak diberikan garis polisi. Sementara, tidak satupun pegawai mini market yang mengetahui persis kronologis penggondolan ATM tersebut.
Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Ferdi Sambo saat dikonfirmasi juga membenarkan pencurian itu. "Saya sama anggota masih mengembangkan kasusnya," ujar Ferdi melalui pesan singkat kepada wartawan, Minggu (2/1/2011).
Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk Komisaris Suradi juga membenarkan tentang kejadian itu. Menurutnya, Polsek Kebon Jeruk telah menerima laporan pembobolan ATM tersebut.
"Saya memang mendapatkan informasi dari anggota tentang adanya laporan pembobolan ATM," kata Suradi saat dihubungi wartawan, Minggu (2/1/2011).
Namun ketika berita ini di konfirmasi pada pihak BNI, mereka mengaku belum mengetahuinya. Jumlah kerugian pun belum diketahui.
"Saya belum mendengar, saya akan coba cari tahu dulu informasinya," ujar Humas BNI, Budi, saat hubungi detikcom.
(lia/fay)











































