Berdasar informasi yang dihimpun reporter detikcom, mayat itu ditemukan oleh Temu(56) pada pukul 09.30 WIB, Minggu (02/12/2010). Semula penambang pasir di bantaran Kali Putih itu mengira yang dia temukan adalah bangkai hewan ternak.
"Saya ke kali, mau nyenggrong (menambang -red) pasir seperti biasa. Pertama saya kira itu โbatangโ (mayat -red) sapi, tapi setelah dilihat kok ada kaos di kakinya. Setelah saya gali, ternyata itu mayat,โ ujar warga Gulon itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil otopsi mayat oleh RSUD Muntilan, Magelang, menyebutkan mayat berjenis kelamin wanita dan berusia lebih dari 50 tahun. Sejumlah anggota tubuhnya patah yang diakibatkan terjangan arus banjir dan terantuk material lahar dingin.
โMayat dalam kondisi sudah membusuk, berjenis kelamin wanita dan diduga berusia 50 tahun ke atas,โtegas dr Farida, pemimpim tim otopsi.
(mok/lh)











































