"Itu adalah sebuah operasi teroris yang asing bagi kami," ujar Mubarok seperti ditulis AFP, Senin (1/1/2011).
Mubarok mengira seluruh Mesir menjadi target operasi tersebut. Para teroris itu tidak membeda-bedakan antara Muslim atau Kristen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak keamanan Mesir menegaskan akan memotong jaringan teroris tersebut. Termasuk menghabisi pimpinannya. Namun saat ini, pihak keamanan belum mengetahui siapa di balik serangan tersebut.
"Kalian salah jika mengira bisa lari dari hukuman yang akan ditimpakan seluruh rakyat mesir," ancam Mubarok.
Bom bunuh diri ini meledak dari sebuah mobil di depan sebuah Gereja Koptik di Alexandria, Mesir. Ledakan terjadi setelah para jemaat Gereja Koptik menyelesaikan misa untuk menyambut tahun baru. 21 Tewas sementara 79 lainnya terluka dalam serangan ini.
(rdf/rdf)











































