Saat detikcom mengunjungi TMII, bukan main penuh sesak pengunjung membuat lautan manusia di dalam kawasan Taman Mini. Bukan saja di dalam kawasan, di bagian luar, tak jauh dari pintu masuk 1 dan 2, deretan kendaraan roda dua meluber di badan jalan. Akibatnya, macet menjerat setiap pengendara motor dan mobil yang hendak masuk dari Jl TB Simatupang.
Padatnya pengunjung TMII sebenarnya sudah dirasakan sejak di perempatan lampu merah menuju ke Kebun Binatang Ragunan. Untuk sampai ke pintu masuk TMII, setidaknya membutuhkan waktu 4 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kejenuhan di atas kendaraan terobati ketika denting jam menunjukan tepat pukul 00.00 WIB. Darrr! Kembang api dari berbagai sudut meluncur ke udara tepat di atas danau TMII. Warna-warni fireworks membuat pengunjung berdecak. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikannya dengan kamera video ataupun handphone.
Kemeriahan kembang api berlangsung sekitar 30 menit. Tiap sudut saling menimpali kembang api yang menyala dari sudut-sudut danau.
Keriangan TMII tak hanya sebatas kemewahan kembang api yang ditampilkan. Setiap anjungan menampilkan kesenian daerah masing-masing. Di anjungan Sumatera Barat, pengunjung dimanjakan dengan lagi pop berbahasa Minangkabau yang diramu dengan sensasi jazz.
Di sudut lain, anjungan Jawa Timur, pengunjung disuguhkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan judul 'Semar Sang Guru Maya', bersama dalang Ki Bambang Sugiyo.
(anw/anw)










































