Sesak Nafas dan Luka, Puluhan Pengunjung di Ancol Dirawat

Sesak Nafas dan Luka, Puluhan Pengunjung di Ancol Dirawat

- detikNews
Jumat, 31 Des 2010 23:25 WIB
Jakarta - Euforia pergantian tahun di Pantai Carnaval Ancol diwarnai 'tersungkurnya' puluhan pengunjung. Kebanyakan mereka mengalami sesak nafas dan luka berdarah akibat berdesak-desakan.

Sampai pukul 23.00 WIB, pos PMI Jakarta Utara, telah merawat 38 orang pengunjung yang semuanya merupakan penonton dari konser musik di panggung utama pantai Karnaval. Namun dari jumlah tersebut tidak satu pun yang perlu dilarikan ke rumah sakit.

Yang mengalami sesak nafas hampir semuanya merupakan kaum hawa. Mereka tidak kuat berada berdesak-desakan dalam durasi waktu yang cukup lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebanyakan sudah berada di tengah kerumunan sejak maghrib tadi. Selain itu banyak juga yang belum makan, sehingga drop," ujar relawan PMI bernama Firman, di lokasi, Jumat (31/12/2010) malam.

Selain sesak nafas, jumlah pengunjung yang mengalami luka berdarah juga cukup banyak. Untuk kategori yang satu ini, semuanya merupakan kaum pria.

Beberapa mendapat luka di kepala dan pundak akibat terjatuh saat memanjat tiang yang digunakan untuk menyangga lampu. Tak sedikit juga yang mendapatkan luka di kaki, akibat terlibat saling injak saat melakukan goyangan di tengah berjubelnya penonton.

Situasi di sekitaran panggung utama sendiri sejauh ini tercatat relatif kondusif. Pos keamanan yang berisikan anggota Polres Jakarta Utara belum mendapat aduan mengenai tindakan kriminal maupun kericuhan dalam skala besar.

(fjr/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads