Sambil menunggu pergantian tahun, masyarakat mengisinya dengan mandi di pantai atau dengan bermain bola. Ada yang mendirikan tenda, ada juga yang menggelar tikar.
"Kami sengaja datang pada siang hari agar anak-anak kami bisa bermain air di pantai dan jalan-jalan menikmati liburan mereka," ujar salah seorang pengunjung, Hariyanto (42), Jumat (31/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak suka diajak bepergian keluar dan saatnya tepat pada malam tahun baru dan juga bertepatan dengan week end," kata bapak 3 orang anak ini.
Hariyanto tidak mengkhawatirkan dengan padatnya pengunjung yang datang ke Ancol, karena dirinya telah menyiapkan dua buah tenda kemping untuk tempat mereka tidur.
"Kita sudah dirikan tenda jadi saat malam hari kita akan adakan acara bakar jagung agar anak-anak juga tetap berada di sekitar tenda," terangnya.
Sementara itu berdasarkan pantuan detikcom, ribuan warga sudah memadati pinggir laut pantai Ancol. mereka terlihat bermain bola dan mandi di pantai. Selain itu, ratusan mobil sudah berjejer parkir di pinggir jalan yang berdekatan dengan pantai.
Pada jalan RE Martadinata, belum terlihat kepadatan kendaraan, baik itu yang beroda empat maupun yang beroda dua. Arus kendaraan dari arah Gunung Sahari menuju Ancol ramai lancar.
(fiq/mok)










































