Untuk mengantisipasi lautan manusia tersebut, Ancol melakukan berbagai persiapan operasional.
"Kami telah melakukan sejumlah persiapan operasional untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung pada Malam Tahun Baru. Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengoptimalisasian karena memang prediksi pengunjung dati tahun ke tahun mengalami peningkatan tajam," ujar Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Budi Karya dalam press release yang diterima detikcom, Jumat (31/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ancol juga mengaktifkan CCTV yang siap memantau di 33 titik dari luar wilayah Ancol, Pintu Gerbang dan di dalam wilayah Ancol Taman Impian sendiri. Sedangkan pos untuk P3K antara lain berada di Bundaran Timur sebagai P3K Utama, Pantai Festival, Pantai Indah, Beachpool dan Pantai Carnaval," tambah Budi.
Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut mengenai kesigapan keselamatan pengunjung, Ancol juga bekerjasama dengan Polres Metro Jakarta Utara yang memiliki rekomendasi penanganan lebih lanjut ke Rumah Sakit rujukan, antara lain RS Satyanegara, RS Mitra Kemayoran, RS Koja dan RS Husada.
Selain keamanan, lalu lintas untuk mobilitas pengunjung juga dipersiapkan. Ancol mengaktifkan semua Pintu Gerbang (PG) untuk mobilitas pengunjung antara lain dengan PG Barat, PG Timur, PG Marina, PG Selatan, PG Hidros, PG Carnaval. Mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB akan beroperasi 50 loket antrian, dan mulai pukul 18.00 WIB akan ditambah menjadi 127 loket.
"Kami siap menampung 15.000 kendaraan roda empat dari kondisi eksisting 8.000, dan untuk kantong parkir motor siap menampung 50.000 motor dari kondisi existing
30.000," tutupnya.
(asp/anw)










































