Politisi yang menjabat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kepemudaan itu mengklaim, Mega masih bisa menjadi capres PDIP yang tanggung untuk Pemilihan Presiden yang akan digelar empat tahun lagi itu.
"Ya tentu, kenapa harus bukan Ibu Mega. Ibu Mega masih sehat, loyalitas kader terhadap beliau masih tinggi, dukungan politik juga ada," kata pria yang juga menjadi anggota Komisi II DPR ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun PDIP juga akan melihat hasil survei yang akan datang. Jika popularitas Mega memang masih tinggi, tentu tidak ada alasan bagi PDIP untuk menggeser Mega.
"Kalau hasil survei popularitas beliau masih tinggi kenapa harus orang lain, yang jelas kami untuk RI1, tidak ada urusan RI2," ujar Maruarar.
Sebelumnya Taufiq Kiemas, yang juga suami Mega mengatakan, Mega tidak akan menjadi capres pada 2014. PDIP akan bersama-sama dengan PD. "Kan Ibu Mega sudah nggak bisa nyapres lagi, saya rasa kan sudah tiga kali dan kita kan juga menyiapkan calon. Makanya kita sama-sama PD karena sama-sama belum punya calon," kata Taufiq.
(ken/asy)











































