"Tujuan dibentuknya Setgab itu merumuskan kebijakan yang pro terhadap rakyat. Dan saya menilai sekarang ini sudah jauh dari itu, karena Setgab jadi alat politik," ujar Bambang.
Hal ini sampaikan saat diskusi 'Refleksi Akhir Tahun, Evaluasi di Bidang Hukum, Politik dan Ekonomi' di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (30/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang Setgab malah mengurusi kekuasaan. Tidak cuma itu, Setgab malah berusaha menolak aspirasi masyarakat Yogyakarta yang ingin penetatapan," tambahnya.
Meski demikian, Bambang masih mendukung keberadaan Setgab yang berperan sebagai penyeimbang politik di luar Legislatif.
"Hanya saja perlu direstorasi supaya tujuan untuk memperjuangkan rakyat. Kan bisa diisi pembahasan di Setgab soal rencana pencabutan subsidi BBM atau rencana kenaikan tarif listrik," imbuhnya.
(her/ndr)











































