7 Komisioner KY Pilih Ketua Lewat Voting

7 Komisioner KY Pilih Ketua Lewat Voting

- detikNews
Kamis, 30 Des 2010 14:36 WIB
Jakarta - Sidang pleno pemilihan ketua dan wakil ketua Komisi Yudisial (KY) periode Desember 2010-Juni 2013 dimulai. Pemilihan dilakukan secara voting.

Pantauan detikcom, Kamis (30/12/2010), sidang pleno digelar di Auditorium KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, mulai pukul 14.02 WIB.

Seluruh anggota KY yang berjumlah 7 orang hadir. Sidang dipimpin oleh Ketua KY sementara, Abbas Said, didampingi Wakil Ketua KY sementara, Jaja Ahmad Jayus. Pimpinan sidang duduk berhadap-hadapan di sebuah meja dengan para komisioner lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sidang terbuka untuk umum. Wartawan beserta pengunjung dapat menyaksikan proses pemilihan pucuk pimpinan KY itu dari dekat. Mantan Ketua KY, yang kini menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas, tampak hadir.

"Dengan ini saya menyatakan sidang pleno Komisi Yudisial untuk memilih pimpinan KY masa jabatan Desember 2010-Juni 2013 terbuka untuk umum," kata Abbas Said saat membuka sidang.

Lalu, giliran Jaja membacakan susunan acara. Sidang terdiri dari pembukaan, pengantar pimpinan rapat, pemilihan pimpinan, penandatangan berita acara, penetapan pimpinan, sambutan KY yang baru, penyerahan jabatan dari ketua sementara ke ketua yang baru, dan terakhir penutup.

Adapun proses pemilihan ketua KY akan dilakukan dengan pemungutan suara. Setiap komisioner diberi kesempatan untuk memilih dua orang di antara mereka sendiri untuk menjabat ketua dan wakil ketua KY. Siapa memperoleh suara terbanyak dan runner up, otomatis berhak menduduki jabatan itu.

Abbas Said mendapat kesempatan pertama untuk memilih. Ia menuliskan dua nama di secarik kertas yang disediakan untuk voting. Lalu, kertas itu dimasukkannya ke dalam sebuah kotak. Hingga pukul 14.30 WIB, proses pemilihan ketua KY masih berlangsung.
(irw/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads