Kemlu Buka Perwakilan Baru di 10 Negara

Kemlu Buka Perwakilan Baru di 10 Negara

- detikNews
Rabu, 29 Des 2010 11:30 WIB
Kemlu Buka Perwakilan Baru di 10 Negara
Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI membuka kantor perwakilan baru di 10 negara. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan peran Indonesia di tingkat global.

"Ini melengkapi berbagai movement yang dimiliki pemerintah Indonesia untuk kepentingan nasional kita," ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di kantor Kemlu Jl Pejambon, Jakarta, Rabu (29/12/2010).

Marty mengatakan Indonesia terus mengembangkan sayap di tingkat global untuk meningkatkan upaya perdagangan, upaya investasi dan pariwisata. "Jadi ini mudah-mudahan menghasilkan buah hasil yang nyata dan konkret," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perwakilan baru RI di 10 negara tersebut adalah KBRI Astana (Kazakhstan), KBRI Baku (Azerbaijan), KRBI Manama (Bahrain), KBRI Muscat (Oman), KBRI Maputo (Mozambik), KBRI Panama City (Panama), KBRI Quito (Ekuador), KBRI Sarajevo (Bosnia dan Herzegovina), KBRI Zagreb (Kroasia), dan Konsulat RI di Tawau (Malaysia).

Pembukaan perwakilan-perwakilan baru RI ini untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara tersebut. "Juga untuk meningkatkan nilai tambah. Oleh karena itu kita butuh pijakan-pijakan di seluruh penjuru dunia," tutupnya.

Saat meresmikan perwakilan RI ini, Marty mengatakan, 10 negara yang dipilih untuk didirikan perwakilan baru itu merupakan negara-negara yang berperan strategis saat ini, terutama dalam perdagangan dan investasi. Marty juga menegaskan bahwa pembentukan perwakilan ini juga untuk melindungi dan mengayomi para WNI di negara-negara tersebut. "Ini salah satu prioritas pertama," ujar Marty.

Selain membuka perwakilan baru di 10 negara, Kemenlu juga membuka Perwakilan Tetap RI Asean yang berpusat di Jakarta.

Peresmian pembukaan 11 perwakilan RI itu digelar di Gedung Pancasila sekitar pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB. Hadir dalam acara itu, jajaran eselon I dan pejabat-pejabat Kemenlu, mantan Menlu Alwi Shihab, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Sidik, dan para dubes negara sahabat. (mpr/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads