Wisata ke Merapi, Mobil Rombongan Keluarga Masuk Jurang, 2 Tewas

Wisata ke Merapi, Mobil Rombongan Keluarga Masuk Jurang, 2 Tewas

- detikNews
Selasa, 28 Des 2010 21:45 WIB
Magelang - Usai melihat Puncak Gunung Merapi yang meletus akhir Oktober lalu, rombongan wisatawan yang menumpang mobil Daihatsu Zebra coklat mengalami rem blong di dekat Pos Pengamatan Merapi Babadan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan akhirnya masuk jurang.

Akibatnya, 2 orang tewas, 1 kritis dan 8 lainnya luka berat dan ringan. Rombongan wisatawan tersebut adalah satu keluarga.

Dua orang yang tewas itu adalah Mahmudah(63) dan Musriyati (65), warga  Dusun Tiban, Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu orang yang kritis dan saat ini berada di RSUD Muntilan, Magelang adalah Murtiyah (60). Delapan orang lainya yang mengalami luka ringan adalah Umi Salma(40), Risma F (6), Muh Arif (13), Lailatul Zahro(26), Eni Purwaningsih(28), Suparno(57), Asni Fauziah(1,5)  Tri Isnaya(16).

Informasi yang dihimpun detikcom, Selasa (27/12/2010) usai melihat kondisi Merapi, rombongan tersebut sekitar pukul  15.00 WIB pulang. Sekitar seratus meter meninggalkan pos Babadan kondisi jalanya curam dan saat itu turun hujan, tiba-tiba rem mobil mengalami blong.

Akibatnya mobil yang dikemudikan Suparno (57) oleng ke sebelah kiri  dan mobil terguling berkali-kali kemudian masuk ke jurang.

“Saat mendengar rem tidak berfungsi, kami di dalam mobil panik. Kami
semua teriak minta tolong. Namun karena laju mobil terlalu cepat, akibat  jalan menurun dan licin kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tiba-tiba saja,  pandangan gelap. Saat siuman, sudah banyak orang menolong kami,” ujar Umi, salah satu korban.

Sementara itu, petugas Pelayanan Masyarakat (Yanmas) RSUD Muntilan, Magelang, Agus (35),  menyatakan dari 11 penumpang mobil zebra yang mengalami kecelakaan usai berwisata di Pos Pengamatan Merapi Babadan, satu orang kritis dan empat  lainya menjalani perawatan. Sedangkan dua jenazah korban kecelakaan Mahmudah dan Musriyati yang meninggal langsung dibawa pulang ke rumah duka masing-masing.

“Kalau ibu Mahmudah tewas di tempat kejadian kecelakaan. Ibu Musriyati meninggal saat dalam perjalanan menuju kesini (rumah sakit-red),” kata Agus.

(ddt/lrn)


Berita Terkait