Berdasarkan catatan kepolisian, jumlah kasus narkotika sepanjang 2010 terdiri dari 15.948 kasus narkotika dengan jumlah tersangkan sebanyak 21.430, 949 kasus psikotropika dengan 1.239 tersangka, 6.634 kasus bahan berbahaya (baya) dengan 7.012 tersangka.
"Apabila diuangkan, maka uang yang diselamatkan sebesar Rp 892.574.028.255, dan pemakai pemula yang dapat diselamatkan sebanyak 64.874.304 orang," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Polisi I Ketut Untung Yoga Ana, dalam Konferensi pers di Dit Narkoba Mabes Polri, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/12/2010).
Adapun rincian barang bukti yang disita polisi adalah, ganja pohon sebanyak 202.018 batang, area seluas 120,5 hektar, 750 gram biji ganja, dan 18.598.120 gram daun ganja.
Sementara serbuk putih heroin seberat 23.773,34 gram, hashish sebanyak 4.946,6 gram, kokain 54,03 gram, ekstasi 369.268 tablet, sabu 280.006,52 gram, dan sabu cair 8,325 gram.
Untuk psikotropika daftar G sebanyak 1.490 tablet, ketamin (bahan campuran psikotropika) sebanyak 109.366 gram, benzodiazepin 534.192,5 tablet, dan barbiturat sebanyak 308.568,5 tablet
Berdasarkan data Direktorat Narkoba Mabes Polri, terjadi peningkatan kasus narkotika dan psikotropika di tahun 2010 dibandingkan dengan 2009. Di tahun 2009 terdapat 9.661 kasus sementara di tahun 2010 sebanyak 15.948 kasus narkotika.
"Artinya ada kenaikan sebanyak 65,07 persen," kata Yoga.
Kenaikan jumlah tersangka juga terjadi di tahun 2010 tersangka tindak pidana narkoba dibandingkan tahun 2009.
"Tersangka narkotika tahun 2009 sebanyak 13.051 sedangkan tahun 2010 sebanyak 21.430 tersangka. Berarti ada kenaikan sebanyak 64,20 persen," jelas Yoga.
Peningkatan juga didapatkan dari jumlah barang bukti yang disita polisi. Peningkatan signifkan dari jumlah yang didapat adalah heroin sebanyak 115,64 persen. Bila tahun 2009 Mabes Polri menyita 11.024,65 gram, maka di tahun 2010 didapatkan 23.773,64 gram heroin.
"Di psikotropika peningkatan terbesar Mabes menyita sebanyak 109,366 gram bahan campuran psikotropika (Ketamine). Dibandingan 2009 ada peningkatan barang bukti sebanyak 272 persen atau sebanyak 40,235,9 gram," papar Yoga.
(ahy/nwk)











































