"Ibu Mega ini kan karakternya kuat. Tak mudah goyah. Makanya sulit bagi PDIP dengan Demokrat bersatu," ujar pengamat politik UI Iberamsjah saat dihubungi, Senin (27/12/2010).
Profesor Ilmu Politik UI ini mengatakan, PD harus mempertimbangkan ulang rencananya mengajak PDIP. Jangan sampai akhirnya, PD kesalip partai lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap Demokrat yang plin-plan juga mendapat kritik Iberamsjah. Baginya Demokrat terlalu lembut menyikapi Golkar selama ini.
"Golkar memang yang paling berpengalaman, berwatak paling pintar mencari celah. Harusnya Demokrat berhati-hati terhadap Golkar ketimbang PKS. Golkar itu kalau udah minta diulur ditarik diulur ditarik," imbuhnya.
Pilihan PDIP sebagai kawan 2014 harus ditinjau ulang. PD harus melihat partai yang sejak awal memang satu garis perjuangan partai. Keinginan kuat kader PDIP untuk tetap mencalonkan Megawati sebagai Capres akan bersinggungan dengan realitas suara Demokrat yang cukup signifikan.
"Semua memang masih mungkin, tapi jika eskalasi tak berubah ya hasilnya tetap sulit. Komunikasi tetap komunikasi tak akan ada kesepakatan yang tegas soal capres," tutupnya.
(ape/asp)











































