PD: Tidak Profesional, Nurdin Halid Harus Diganti

Final Piala AFF

PD: Tidak Profesional, Nurdin Halid Harus Diganti

- detikNews
Senin, 27 Des 2010 16:59 WIB
Jakarta - Partai Demokrat menilai Ketua PSSI Nurdin Halid gagal menjadikan PSSI sebagai wadah organisasi sepakbola tanah air yang profesional. PD mengusulkan agar Nurdin digantikan dari kalangan profesional.

"Partai Demokrat setuju agar Nurdin Halid diganti karena memang dia sudah terlalu lama. Jasa-jasanya, kita terima tapi PSSI perlu regenerasi, PSSI sekarang ini tidak profesional," kata Jubir PD, Ruhut Sitompul, kepada detikcom, Senin (27/12/2010).

Ruhut mengatakan, PSSI memerlukan reformasi total di kepengurusan. Sebab, kepengurusan PSSI saat ini dinilai tidak lagi optimal dalam menjaring pemain sepakbola muda berbakat untuk skuad Timnas sepakbola nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepengurusan harus dievaluasi agar dapat konsentrasi penuh mengembangkan persepakbolaan tanah air," ujar Ruhut.

Menurut dia, pengurus PSSI seharusnya tidak diisi oleh politisi. Ruhut berharap tidak ada lagi safari politik dilakukan PSSI jelang laga bergengsi.

"Penyegaran kepengurusan, politisi tidak boleh memegang kepengurusan. Karena olahraga itu tidak boleh dipolitisir karena olahraga itu kegiatan yang mengharumkan nama bangsa," papar Ruhut.

Ruhut kecewa dengan kondisi Timnas sepakbola Indonesia saat ini. Menurutnya, PSSI lamban dalam meningkatkan standar permainan Timnas sepakbola Indonesia.

"Jujur saja ya penampilan sepakbola Indonesia ini biasa saja, hanya musuhnya saja yang kebetulan lemah. Ini yang harus ditingkatkan oleh PSSI," saran Ruhut.

Dengan dilakukannya evaluasi di internal PSSI, permasalahan seperti kisruh penjualan tiket tidak terulang kembali. Menurutnya, PSSI harusnya menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat pencinta sepakbola.

"Kalau soal tiket ini PSSI yang harus bertanggungjawab. Harus dibenahi agar tidak terus seperti ini," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Sekjen PKS Anis Matta mendesak penggantian Nurdin Halid dengan kalangan profesional. Politisasi Timnas sepakbola yang berlebihan dianggap Anis telah melumpuhkan semangat juang Timnas di laga final piala AFF 2010.

(van/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads