"Dari keterangan yang kita dapat, diduga dia pergi bersama orang yang dia kenal melalui dunia maya," kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Ade Rahmat saat berbincang dengan detikcom, Senin (27/12/2010).
Ade mengatakan, saat ini hilangnya mahasiswi Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, UI itu masih terus diselidiki. Polisi juga terus memeriksa sejumlah saksi termasuk keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, ibunda Safiri, Maulianah mengatakan, putrinya memang memiliki kenalan di dunia maya. Sejak perkenalan itu, menurut Maulinah, Safiri memang berkomunikasi secara intens dengan orang itu.
Namun Maulinah tidak mengetahui apakah orang tersebut berhubungan dengan hilangnya Safiri atau tidak. Keluarga kehilangan Safiri sejak 16 Desember lalu. Nomor ponsel gadis itu mati.
Safiri tidak pulang ke kos-kosannya yang terletak di Kukusan, Beji, Depok. Padahal saat itu, Safiri seharusnya masih mengikuti ujian akhir semester (UAS) di kampusnya.
Tidak banyak petunjuk yang didapat keluarga dari kamar kos Safiri. Selain surat rujukan dari dokter tentang penyakit syaraf, keluarga juga menemukan secarik kertas berisi catatan rute termurah menuju Bandara Soekarno-Hatta.
(ken/fay)











































