"Janji-janji seperti itu tidak perlu. Kala memang mau ya dikasih setelah menang, tidak perlu dijanjikan sebelum tanding," kritik Taufiq yang juga Ketua MPR ini.
Hal ini disampaikan Taufiq menanggapi spekulasi politisasi PSSI yang ikut menurunkan prestasi timnas sepakbola Indonesia di Piala AFF. Timnas bahkan harus kebobolan tiga gol tanpa balas dalam laga final leg pertama Piala AFF.
Lebih merepotkan lagi, menurut Taufiq, timnas diperbolehkan menggunakan Blackberry untuk komunikasi. Hal ini menjadikan skuad timnas tidak siap menghadapi final Piala AFF.
"Saya kecewa selama seminggu ini tidak ada latihan apa-apa. Malahan mereka bisa SMS bisa Blackberry-an, ini kan mengganggu," keluh Taufiq.
Dalam pertandingan final leg pertama AFF Suzuki Cup di Stadion Bukit Jalil semalam, timnas Indonesia dipaksa menyerah 3-0 oleh tuan rumah Malaysia. Pertandingan sempat terhenti 6 menit pada babak kedua akibat tergganggu ulah suporter Malaysia yang menyorotkan laser ke beberapa pemain Indonesia.
(van/lrn)











































