Komentari Soal Timnas, Ruhut Diminta Golkar Belajar dari SBY

Komentari Soal Timnas, Ruhut Diminta Golkar Belajar dari SBY

- detikNews
Senin, 27 Des 2010 11:27 WIB
Jakarta - Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyindir Golkar soal kekalahan Timnas. Ruhut pun menilai Golkar kualat karena telah mempolitisasi Timnas. Pernyataan Ruhut pun dikecam oleh politisi Golkar.

"Sebagai seorang politisi yang cukup dikenal, tahan-tahanlah berkomentar. Mulut asbak harus ditahan," ujar politisi Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin kepada detikcom, Senin (27/12/2010).

Ngabalin meminta Ruhut belajar dari SBY, bagaimana cara berkomunikasi dan menyampaikan pendapat. Menurut politisi yang selalu mengenakan sorban ini, SBY sudah cukup bijak mengomentari kegagalan Timnas di Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ruhut harus belajar dari pemimpinnya. Dari presiden SBY, saya kira kemarin pernyataan presiden sudah arif dan bijak. Harusnya dia belajar," kritik mantan politisi Partai Bulan Bintang ini.

Ngabalin menilai Partai Demokrat harus memberi pelajaran atas komentar-komentarnya yang membabi-buta. Apalagi saat Timnas kalah, yang lebih penting adalah bercermin dan melakukan koreksi, bukan saling menyalahkan.

"Kalau saling menyerang tidak baik. Orang seperti Ruhut harus diberi pengertian," tegasnya.

Sebelumnya, Ruhut mengatakan politisasi yang dilakukan Partai Golkar terhadap tim sepak bola nasional akan mendatangkan kerugian sendiri bagi partai pimpinan Aburizal Bakrie itu. Bila Christian Gonzalez cs gagal merebut juara Piala AFF 2010, berarti kehancuran Golkar di Pemilu 2014.

"Kalau timnas tidak menang, akan menjadi zaman kehancuran bagi Golkar tahun 2014. Ini Golkar melakukan blunder dengan melanggar prinsip Jawa 'ojo kesusu' (jangan buru-buru)," kata Juru Bicara Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul kepada detikcom, Senin (27/11).

"Karena itu, kita masih tetap berdoa, supaya Partai Golkar tidak kehilangan muka," sindir Ruhut.

Partai Golkar pun sudah menegaskan, jamuan sarapan pagi yang digelar di kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) beberapa waktu lalu bukanlah bentuk politisasi terhadap timnas. Keluarga Bakrie mendukung timnas tak hanya kali ini saja, tapi sejak lama.

"Jauh sebelum ini kita sudah dukung timnas. Jadi bukan ujug-ujug sekarang ini. Sejak timnas terpuruk, kita sudah mendukung," ujar Lalu saat dihubungi detikcom, Senin (27/12).

(rdf/asy)


Berita Terkait