Dirwan Mahmud Cabut Testimoni, Panel Etik MK Jalan Terus

Kasus MK

Dirwan Mahmud Cabut Testimoni, Panel Etik MK Jalan Terus

- detikNews
Sabtu, 25 Des 2010 15:24 WIB
 Dirwan Mahmud Cabut Testimoni, Panel Etik MK Jalan Terus
Jakarta - Aksi calon Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, yang mencabut seluruh testimoni untuk tim investigasi Mahkamah Konstitusi (MK), tidak mempengaruhi kinerja Panel Etik MK. Panel Etik MK tetap akan  menindaklanjuti temuan tim investigasi terkait dugaan suap di MK.

"Tetap jalan. Panel etik, yang diperiksa kan hakim. Kita tidak memeriksa keterangan Dirwan, mau mencabut atau tidak. Kalau nanti Dirwan dimintai keterangan, mau beda, mau sama ya terserah. Kalau sama apa konsekuensinya, kalau beda apa konsekuensinya," kata Ketua Panel Etik MK, Harjono, kepada detikcom, Sabtu (25/12/2010).

Harjono diangkat menjadi panel etik bersama 2 hakim konstitusi lainya yaitu Achmad Sodiki dan Fadil Sumadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harjono mengatakan panel etik akan menggelar rapat untuk membahas jadwal-jadwal pemanggilan pihak-pihak terkait. "Kita akan rapatkan siapa-siapa yang akan dipanggil, Senin besok," ujar Harjono.

Dirwan Mahmud sebelumnya mencabut seluruh testimoninya untuk tim investigasi MK. Dirwan yang berstatus sebagai saksi kunci merasa disudutkan karena akan dilaporkan ke polisi.

"Pak Dirwan mencabut seluruh keterangannya untuk tim investigasi. Dia merasa dirugikan," ujar kuasa hukum Dirwan, Muspani.

"Pak Dirwan merasa malah ikut terjebak dalam persoalan antara Refly Harun dengan MK. Dia kan saksi kunci, harusnya dilindungi, bukan dipidanakan," sambungnya.

Menurut Muspani, pencabutan testimoni Dirwan ini sama sekali tidak melanggar aturan. Sebabnya pada saat memberikan keterangan kepada tim, Dirwan tidak berada di bawah sumpah dan prosedur formal lainnya.

(aan/fay)



Berita Terkait