"Jangan sampai saking euforianya, lupa dengan aturan yang ada di sana," ujar Sosiolog UI, Musni Umar kepada detikcom, Jumat (24/12/2010) malam.
Musni meminta agar tidak ada hinaan atau makian yang dilakukan para suporter Indonesia di sana. Apalagi pada simbol-simbol negara seperti lagu kebangsaan dan bendera Malaysia. Spanduk yang dibawa juga hendaknya bukan spanduk yang bernada provokatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musni menjelaskan hubungan Indonesia-Malaysia sempat menghangat. Namun, apa pun hasil pertandingan tersebut, semua pihak harus berbesar hati. Tidak perlu ada aksi anarkis yang dilakukan suporter kedua belah pihak.
"Rasional saja. Ada yang menang pasti ada yang kalah. bersikaplah dewasa menerima kekalahan atau kemenangan," jelasnya.
(rdf/rdf)











































