Badai di Laut Maluku, Kapal Dievakuasi dan Batal Berangkat

Badai di Laut Maluku, Kapal Dievakuasi dan Batal Berangkat

- detikNews
Jumat, 24 Des 2010 23:26 WIB
Ambon - Badai disertai tiupan angin kencang melanda laut Maluku. Akibatnya sejumlah kapal yang direncanakan berangkat menuju pulau Seram dan Buru batal berangkat. Tak hanya itu, kapal-kapal yang tengah berlabuh di pelabuhan Yos Sudarso dan Slamet Riyadi, dievakuasi menuju teluk dalam Ambon agar tak terhantam gelombang dan angin kencang.

Sementara itu, ratusan penumpang yang berharap berangkat terlantar di pelabuhan sambil menunggu kepastian redanya badai dan pencabutan penundaan dari pihak Adpel, Jumat(24/12/2010) malam.

"Kami terpaksa membatalkan keberangkatan kapal-kapal, karena gelombang laut yang ganas dan angin kencang. Ini sangat mengkhawatirkan pelayaran di laut Maluku, laut Seram," ujar salah satu staf Adpel saat ditemui di pelabuhan Slamet Riyadi, Ambon, Jumat malam ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom, para penumpang yang hendak berangkat menggelar koran dan tikar di pelabuhan untuk beristirahat. "Kami mau mudik untuk perayaan Natal dan tahun baru di Seram. Tapi katanya kapal tak jadi berangkat. Masih menunggu kepastian pihak pelabuhan," kata Ansye Pattikawa (43), salah satu penumpang KM. Elizabeth.

Berdasarkan frekuensi cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Ambon mengeluarkan peringatan bagi kapal-kapal yang hendak berlayar untuk menunda keberangkatannya.

"Ini untuk mengantisipasi hal buruk yang kemungkinan bakal terjadi," ujar kepala BMG Stasiun Meteorologi Pattimura, Agie Wandala Putra, saat dihubungi via selular.

(han/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini