"Sekarang diamanin petugas dibawa ke Polsek Tanah Abang. Dia terakhir kontak aku dah mau dibawa ke Tanah Abang. Mati Hp-nya, nggak bisa dihubungi nggak diangkat," ujar teman Iqbal, Zen Rahmat saat dihubungi detiksport, Jumat (24/12/2010).
Menurut Zen, Iqbal memang membawa selebaran yang isinya mengkritik PSSI. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah karena itu para anggota satgas PSSI memukulinya.
"Kita sambil nyebarin selebaran kritik PSSI. Kita bilang bahwa PSSI busuk, bobrok dan kebobrokan itu terlihat betul, memang mekanismenya ngawur," ungkapnya.
diamankan ke Polsek Tanah Abang," jelasnya.
Sementara petugas SPK Polsek Tanah Abang, Ipda Safiru membenarkan seorang pemuda diamankan. Namun Safiru menegaskan kalau Iqbal tidak diperiksa.
"Ngga kenapa-kenapa, cuma ngobrol-ngobrol aja di sini. Biar dingin aja, belum pulang. Yah tadi kan panas (suasana). Nggak diperiksa dan nggak bakal ditahan juga," tutur Safiru saat dihubungi.
Namun berbeda dengan keterangan polisi, Zen kemudian menegaskan Iqbal tidak hanya sekedar ngobrol-ngobrol. Iqbal juga diminta untuk membuat surat pernyataan tak akan memprotes soal sistem penjualan tiket di PSSI. (ape/ape)











































