"Saya juga dengar soal kabar soal rawan penculikan di daerah itu, ya kita khawatir banget," kata kakak Safiri, Alvin Mubarokah, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (24/12/2010).
Alvin percaya, hilangnya Safiri bukan karena sifatnya yang selalu menyendiri atau pergi tanpa kabar. Avlin percaya adiknya tidak akan berbuat hal yang aneh-aneh. Apalagi sampai meninggalkan ujian akhir semester (UAS) di kampusnya. Dia juga anak yang rajin belajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teman-teman Safiri, melalui komentar di Facebook juga mengkhawatirkan hal yang sama. Di daerah tersebut memang cukup santer terdengar. Seorang komentator mengatakan, modus penculikan di daerah itu dengan berpura-pura bertanya lalu memaksa seseorang masuk ke dalam mobil.
Sebelumnya, Alvin telah melaporkan kehilangan adiknya ke Polres Depok. Saat ini, polisi telah bergerak untuk mencari keberadaan gadis berambut lurus panjang itu. Sejumlah saksi juga mulai dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib.
Safiri menghilang sejak 16 Desember lalu. Gadis yang kini menjadi mahasiswi semester I Jurusan Biologi, Fakultas MIPA UI itu terakhir terlihat mengobrol bersama rekannya, Ema, di ruang tamu kos-kosannya pada 15 Desember malam.
Setelah mengobrol sekitar 15 menit, Safiri lalu masuk ke dalam kamarnya. Sejak itu, tidak ada yang mengetahui ke mana mahasiswi manis berambut lurus panjang dan berkulit sawo matang itu pergi.
(ken/ape)











































