Seperti dilansir Guardian, Kamis (23/12/2010), WTF akan menelusuri dampak dari pengungkapan dokumen-dokumen rahasia Kemlu AS. Salah satu dampak besar adalah hubungan AS dengan badan dunia PBB karena CIA meminta diplomat AS mencari informasi soal sejumlah pejabat PBB.
"Secara resmi, panel ini disebut WikiLeaks Task Force. Namun di markas CIA, dikenal dengan akronim yang sudah akrab terdengar: WTF," tulis Washington Post.
Istilah WTF justru lebih populer dalam bahasa gaul anak muda, kerap ditulis di Facebook dan Twitter. Kepanjangan dari WTF memang berkonotasi kasar, untuk menunjukan sikap yang sangat tidak percaya terhadap sesuatu hal. CIA kemungkinan sengaja memakai istilah WTF untuk menggambarkan suasana investigasi CIA.
CIA juga sempat disebut berkali-kali dalam dokumen WikiLeaks, namun tetap saja informasi soal aktivitas mereka tidak bisa dibaca sempurna. Seorang pensiunan CIA mengatakan, kalau informasi di CIA sangat dijaga ketat.
"Mereka bahkan tidak memberi semua informasi pada orang dalam. Begitulah sistem mereka bekerja," kata dia kepada Washington Post.
Jika Kemlu AS kebobolan oleh WikiLeaks, dapat dipahami jika CIA memiliki sistem pengamanan yang jauh lebih baik untuk menjaga rahasia mereka.
(fay/asy)











































