Nama Safiri masuk dalam 350 jajaran penerima beasiswa bantuan belajar mahasiswa dari UI. "Dia memang anak yang pintar," kata kakak Safiri, Alvin Mubarokah saat berbincang dengan detikcom, Kamis (23/12/2010).
Safiri merupakan mahasiswa semester I Fakultas MIPA, Jurusan Biologi, UI. Keluarga Safiri tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Selama kuliah, Safiri tinggal di kamar kos di daerah Kukusan, Depok, Jawa Barat, dekat kampusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alvin telah melaporkan kehilangan adiknya ke Polres Depok. Saat ini, polisi telah bergerak untuk mencari keberadaan gadis berambut lurus panjang itu. Sejumlah saksi juga mulai dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib.
Pihak keluarga juga mencari tahu melalui data kontak terakhir dari ponsel Safiri. Dengan berbekal surat keterangan dari polisi, perwakilan keluarga mendatangi Indosat untuk mendapatkan data-data tersebut.
Keluarga juga akan mengecek ke Pusat Kesehatan Mahasiswa UI. Di kamar Safiri ditemukan secarik kertas rujukan agar Safiri mendatangi ahli neurologi atau syaraf untuk pemeriksaan lebih lanjut. Safiri didiagnosis sakit syaraf kronis.
Saviri menghilang sejak 16 Desember lalu. Gadis yang kini menjadi mahasiswa semester I
Jurusan Biologi, Fakultas MIPA UI itu terakhir terlihat mengobrol bersama rekannya, Ema,
di ruang tamu kos-kosannya pada 15 Desember malam.
Setelah mengobrol sekitar 15 menit, Saviri lalu masuk ke dalam kamarnya. Sejak itu, tidak ada yang tahu ke mana mahasiswi berambut lurus panjang dan berkulit sawo matang itu pergi.
(ken/fay)










































